www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws
www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws www.Bigoo.ws

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo'a): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."







Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x








Kunjungi juga:
  • Cyber MQ
  • MQCC Jogja
  • All About Komputer
  • Internet Marketing
  • Teknologi Internet
  • Forex
  • 2Tier
  • new computer


    Sahabatku:
  • Eni
  • Reni
  • Dyan
  • Han
  • Mas Nanang
  • Jaka(Ais)
  • Muh. Ilham
  • Mbak Tika
  • Latif Jakarta
  • Mila
  • Bu Yuli

    Info Lowongan Kerja:
  • Lowongan Buat IT

  • SCTV

  • informasikerja.com

  • datalowongankerja.com

  • info lowongan via cybermq








  • rss feed
    Monday, October 16, 2006
    rihlah ahad 8 okt 06

    Alhamdulillah acara jalan-jalan bersama anak-anak TKA/TPA Masjid Al-Ikhlas Denggung bisa dibilang sukses. Walaupun persiapan yang kurang tapi ternyata lancar pas pelaksanaan, meskipun panitia banyak yg rada telat siihh. Kelompoknya dibagi menjadi 12 berdasarkan nama bulan Islam dan dikategorikan berdasarkan kelas. Pos nya ada 3, pemgetahuan Islam, seni dan kreatifitas, serta hafalan doa dan surat pendek. Lumayan seru dan asik melihat polah anak-anak pada pos seni dan kreatifitas, juga pas di pos pengetahuan umum bikin gerr-gerran, karena soal ilmu pengetahuannya dibuat "nyleneh" , ada pertanyaan tentang jumlah kipas angin di Masjid Al-Ikhlas, ada juga pertanyaan tulisan apa di mimbar Masjid Al-Ikhlas, kontan pendamping yg mau ikut mbantu njawab pertanyaan bingung juga... Thanks buat semua panitia...

    Posted at 11:39 by mamad_mfc
    Comment (1)  

    Tuesday, October 10, 2006
    HATI SELUAS DUNIA

    Dahulu kala, hiduplah seorang guru yang terkenal bijaksana. Pada suatu pagi, datanglah seorang pemuda dengan langkah lunglai dan rambut masai. Pemuda itu sepertinya tengah dirundung masalah. Tanpa membuang waktu, dia mengungkapkan keresahannya: impiannya gagal, karier, cinta, dan hidupnya tak pernah berakhir bahagia. Sang Guru mendengarkannya dengan teliti dan seksama. Ia lalu mengambil segenggam garam dan meminta tamunya untuk mengambil segelas air. Dia taburkan garam itu ke dalam gelas, lalu dia aduk dengan sendok. "Coba minum ini, dan katakan bagaimana rasanya?" pinta Sang Guru. "Asin dan pahit, pahit sekali," jawab pemuda itu, sembari meludah ke tanah. Sang Guru hanya tersenyum. Ia lalu mengajak tamunya berjalan ke tepi telaga di hutan dekat kediamannya. Kedua orang itu berjalan beriringan dalam kediaman. Sampailah mereka ke tepi telaga yang tenang itu. Sang Guru lalu menaburkan segenggam garam tadi ke dalam telaga. Dengan sebilah kayu, diaduknya air telaga, membuat gelombang dan riak kecil. Setelah air telaga tenang, ia pun berkata, "Coba, ambil air dari telaga ini, dan minumlah." Saat tamu itu selesai meneguk air telaga, Sang Guru bertanya, "Bagaimana rasanya?" "Segar," sahut pemuda itu. "Apakah kamu masih merasakan garam di dalam air itu?" tanya Sang Guru. "Tidak," jawab si anak muda. Sang Guru menepuk-nepuk punggung si anak muda. Ia lalu mengajaknya duduk bersimpuh di tepi telaga. "Anak muda, dengarlah. Pahitnya kehidupan seumpama segenggam garam. Jumlah dan rasa pahit itu adalah sama, dan memang akan tetap sama. Tetapi, kepahitan yang kita rasakan, akan sangat tergantung dari wadah atau tempat yang kita pakai. Kepahitan itu, selalu berasal dari bagaimana cara kita meletakkan segalanya. Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kamu merasakan kepahitan atau kegagalan dalam hidup, hanya ada satu hal yang boleh kamu lakukan: lapangkanlah dadamu untuk menerima semuanya. Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu. Luaskan cara pandang terhadap kehidupan. Kamu akan banyak belajar dari keluasan itu." "Hatimu anakku, adalah wadah itu. Batinmu adalah tempat kamu menampung segalanya. Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah hatimu seluas telaga yang mampu meredam setiap kepahitan. Hati yang seluas dunia!" Keduanya beranjak pulang. Sang Guru masih menyimpan "segenggam garam" untuk orang-orang lain, yang sering datang padanya membawa keresahan hati. Have a Positive Day ,

    Posted at 11:38 by mamad_mfc
    Comment (1)  

    Previous Page